Waktu bergerak pelan, mengalir tanpa suara. Malam itu, pesta terbesar tahun ini akhirnya dimulai di halaman belakang mansion milik Vincent. Begitu gerbang besi terbuka, para tamu berdatangan satu per satu—bukan pengusaha atau bangsawan, melainkan para pemimpin geng, pedagang senjata, bandar gelap internasional, dan tangan kanan organisasi bawah tanah yang namanya lebih sering dibisikkan daripada disebut terang-terangan. Musik lembut mengalun, bercampur dengan aroma cerutu dan alkohol mahal. Di sisi lain kolam, suara seseorang memecah ketenangan pesta. “Vincent, seperti biasa, pinjam salah satu maid-mu.” Ia menoleh perlahan. Ethan. Wajah santai itu, seperti biasa, tidak pernah benar-benar membuatnya tenang. “Silakan,” ucapnya datar. Ethan berdiri dan berjalan menuju para maid. Langkah sahabatnya itu tiba-tiba berhenti, membuat Vincent mengernyit tipis. “Eh, itu bukan pelayan yang pernah dipecat karena ulahmu, Vin? Kenapa bisa di sini?” Vincent segera menoleh sekilas,
Terakhir Diperbarui : 2025-11-18 Baca selengkapnya