Resepsi masih berlangsung hangat di ballroom megah itu. Tawa, musik, dan denting gelas kristal masih terdengar, tapi perlahan jumlah tamu mulai berkurang. Malam semakin larut, dan suasana berubah menjadi lebih tenang... lebih intim. Di sudut ruangan, Elena terlihat menguap kecil. “Aku ngantuk oma” katanya sambil menarik tangan Margaret Charter. Margaret tersenyum lembut. “Sudah waktunya kita pulang.” Thomas Charter mengangguk, lalu menoleh pada Rudi dan Lina. “Kita kembali ke vila saja. Biar mereka menyelesaikan malam ini.” Ayu langsung berdiri. “Setuju. Aku juga butuh lepas sepatu ini sebelum kakiku protes.” Elena tertawa kecil. “Ayu ikut ya!” ucap Elena. “Tentu, bos kecil,” jawab Ayu sambil mengedip. Camille Durand sudah lebih dulu bersiap, memastikan semuanya rapi sebelum pergi. Sebelum keluar, Elena berlari kembali ke arah Nadia yang sedang berbincang dengan tamu. “Mama!” Nadia langsung berlutut, memeluknya. “Kamu pulang dulu ya sama Oma, Opa, Kakek Bali, Nenek Bali
Read more