Home / Romansa / Om Bule Kekasihku / Pagi Yang Berbeda

Share

Pagi Yang Berbeda

Author: Sabrina dewi
last update publish date: 2026-03-27 22:19:05

Pagi perlahan datang di kota Hamburg.

Cahaya musim dingin masuk melalui jendela besar kamar hotel, lembut dan pucat, menyentuh tirai tipis yang bergerak perlahan. Di luar, salju yang turun semalaman masih menutupi jalanan.

Di dalam kamar, suasana tenang.

Nadia terbangun lebih dulu.

Ia masih berada dalam pelukan Daniel, kepalanya bersandar di dada pria itu. Napas Daniel terdengar dalam dan tenang, sementara lengannya masih melingkar di pinggang Nadia seperti tidak ingin melepaskannya.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Om Bule Kekasihku   Kemarahan Daniel

    Pagi di Tuscany datang perlahan. Kabut tipis menggantung di antara barisan kebun anggur yang mengelilingi villa Moretti. Matahari belum sepenuhnya muncul, hanya cahaya pucat yang mulai menyentuh dinding batu tua rumah besar itu. Semua terlihat tenang. Namun di balik ketenangan itu, sesuatu sedang bergerak. Di sebuah mobil gelap yang parkir jauh di bawah bukit, dua pria sedang mengamati villa melalui teropong. Salah satunya adalah Marco Keller. Di kursi belakang duduk Matteo Moretti. Tatapannya dingin saat melihat villa yang berdiri megah di atas bukit. “Jadi di sana mereka tinggal sekarang?” tanya Matteo pelan. Marco mengangguk. “Daniel Charter meningkatkan keamanan sejak kemarin.” Matteo tersenyum. “Dia tidak bodoh.” Marco menunggu perintah. Matteo mengambil sebuah foto dari dalam map di tangannya. Foto itu adalah Elena yang sedang bermain di taman villa bersama B

  • Om Bule Kekasihku   Malam Yang Menenangkan Badai

    Malam kembali menyelimuti villa Moretti. Angin musim semi berhembus melewati kebun anggur yang luas. Lampu taman memantulkan cahaya hangat di halaman batu tua villa. Namun di dalam rumah, kelelahan terlihat jelas di wajah Daniel. Beberapa malam terakhir ia hampir tidak tidur. Masalah keluarga Moretti, bayangan Matteo Moretti, ancaman yang mungkin datang kapan saja dan semuanya berputar di kepalanya tanpa henti. Ia berdiri di balkon kamar mereka, memandang bukit Tuscany yang gelap. Pikirannya masih berada di restoran Florence bersama Alessandro Rinaldi. Tentang warisan. Tentang Matteo. Tentang kemungkinan bahaya yang mungkin mendekat ke Elena dan Nadia. Di dalam kamar, Nadia memperhatikan suaminya dari tempat tidur. Ia sudah lama mengenal Daniel. Ia tahu ketika pria itu mencoba terlihat tenang. Dan ia juga tahu ketika Daniel menyimpan terlalu banyak beban sendirian. Nadia bangkit perla

  • Om Bule Kekasihku   Rahasia Keluarga Moretti

    Malam di Florence terasa sedikit lebih dingin meskipun musim semi telah datang. Lampu-lampu kota memantul di permukaan sungai Arno, menciptakan kilauan yang indah namun terasa jauh dari ketenangan. Di meja restoran itu, dua pria masih duduk berhadapan. Daniel Charter dan Alessandro Rinaldi. Pertemuan yang awalnya terlihat seperti percakapan tentang Elena kini berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih besar. Daniel menatap Alessandro dengan tajam. “Kamu mengatakan ini tentang keluarga Moretti?” Alessandro memutar gelas anggurnya perlahan. “Ya.” Daniel tidak suka permainan teka-teki. “Kalau begitu jelaskan.” Alessandro menatap Daniel beberapa detik sebelum akhirnya berbicara. “Kamu tahu siapa Lorenzo Moretti sebenarnya?” Daniel mengerutkan kening. “Dia paman Viola.” Alessandro tersenyum tipis. “Itu hanya bagian kecil dari ceritanya.” Daniel tetap diam. Alessandro melanjutkan dengan suara tenang. “Keluarga Moretti dulu bukan hanya keluarga pembuat anggur.” Daniel menunggu

  • Om Bule Kekasihku   Dua Ayah Di Meja Yang Sama

    Malam turun perlahan di Tuscany. Langit berwarna ungu gelap dengan bintang-bintang mulai bermunculan di atas kebun anggur yang luas. Di balkon villa Moretti, Daniel berdiri sambil memegang kartu kecil yang diberikan Alessandro Rinaldi sore tadi. Sebuah alamat restoran di Florence. Dan kalimat yang terus berputar di pikirannya. “Kita perlu berbicara sebagai dua orang ayah.” Daniel menghela napas pelan. Baginya hanya ada satu ayah bagi Elena. Dan itu adalah dirinya. Di kamar mereka, Nadia sedang duduk di tempat tidur sambil mengusap perutnya yang mulai terasa tegang. Daniel masuk ke kamar. Nadia langsung menatapnya. “Kamu akan datang untuk menemuinya?” tanya Nadia. Daniel tidak menjawab langsung. Ia duduk di samping Nadia. “Aku harus datang dan bicara padanya.” Nadia memahami. “Karena Elena.” Daniel mengangguk. “Jika aku tidak datang, dia pasti akan mencari cara lain.” “Dia terlihat seperti pria yang sangat yakin pada dirinya sendiri” kata Nadia sambil menggenggam tan

  • Om Bule Kekasihku   Pertemuan Yang Tak Terduga

    Pagi di Tuscany terasa sangat tenang. Langit biru bersih tanpa awan. Matahari musim semi menyinari kebun anggur di sekitar villa Moretti dengan cahaya hangat. Namun bagi Daniel, ketenangan itu terasa seperti diam sebelum badai. Ia berdiri di balkon villa dengan secangkir kopi di tangan. Tatapannya tidak benar-benar menikmati pemandangan. Ia sedang mengamati. Beberapa penjaga berjalan di area taman. Kamera keamanan telah diperiksa dua kali sejak semalam. Namun insting Daniel masih mengatakan sesuatu. Rinaldi belum bergerak. Dan itu justru membuatnya semakin waspada. Di ruang makan, Elena sedang sarapan bersama Nadia. Gadis kecil itu terlihat sangat bersemangat pagi itu. “Mama Nadia, hari ini aku ingin menggambar kebun anggur!” Nadia tertawa kecil. “Kamu benar-benar suka Tuscany.” Elena mengangguk cepat. “Sangat suka! Bruno juga suka.” B

  • Om Bule Kekasihku   Langkah Pertama Sang Predator

    Malam di villa Moretti terasa lebih sunyi dari biasanya. Lampu taman memantulkan cahaya keemasan di antara barisan pohon zaitun dan kebun anggur yang luas. Namun bagi Daniel, ketenangan itu terasa menipu. Ia berdiri di balkon kamar sambil memandang ke arah jalan kecil di bawah bukit. Seseorang sedang bergerak di balik bayangan. Dan Daniel tahu,permainan belum benar-benar dimulai. Di ruang keluarga, Nadia duduk di sofa besar dengan selimut tipis. Elena tertidur di pangkuannya setelah seharian bermain. Bruno juga tidur di lantai dekat sofa. Camille membawa secangkir susu hangat untuk Nadia. “Madame, anda harus lebih banyak istirahat” kata Camille lembut. “Aku baik-baik saja” jawab Nadia sambil tersenyum. Namun Camille tetap memperhatikan Nadia dengan penuh perhatian. Ia tahu Nadia sedang hamil bayi kembar. Dan akhir-akhir ini semuanya terlalu menegangkan. “Saya tidak suka situasi seperti ini” kata Camille pelan. Nadia mengelus rambut Elena. “Aku juga tidak suka” Di ruang kerj

  • Om Bule Kekasihku   Garis Yang Disepakati

    Keheningan kembali menyelimuti villa Blankenese setelah kepergian Elena. Namun kali ini, sunyi itu tidak kosong. Ia terasa seperti ruang yang sudah diisi, lalu dirapikan dengan hati-hati menyisakan jejak tawa kecil, seprai yang masih hangat, dan sebuah kepastian baru yang belum diberi nama. Nadia

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Om Bule Kekasihku   Kamar Dengan Jendela Besar

    Hari kedatangan Elena disambut langit Hamburg yang cerah, jarang-jarang biru, seolah kota itu sendiri ikut bersiap. Daniel berdiri di aula kedatangan bandara, sesekali melirik jam tangannya. Nadia berdiri di sampingnya, mengenakan mantel krem sederhana, rambutnya diikat rendah. “Kamu gugup?” tanya

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Om Bule Kekasihku   Undangan Dari London

    Pagi di Blankenese datang dengan cahaya pucat yang menembus jendela besar ruang makan. Nadia duduk di kursi dekat jendela, secangkir teh hangat di tangannya. Di luar, Sungai Elbe mengalir tenang, seolah menyelaraskan diri dengan ritme hidup mereka yang perlahan menemukan keseimbangan. Daniel turun

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Om Bule Kekasihku   Kota Yang Menyambut Tanpa Pertanyaan

    London menyambut mereka dengan langit kelabu yang lembut, bukan dingin tapi lebih seperti selimut tipis yang menenangkan. Taksi melaju perlahan melewati deretan bangunan bata merah, taman-taman kecil, dan jalanan yang basah oleh hujan pagi. Nadia duduk di samping Daniel, jari-jarinya saling berta

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status