Melinda memutuskan untuk segera meninggalkan cafe, tanpa memeberi tahu Nando. Menyadari Melinda sudah tidak berada di sampingnya, Nando pun menyapukan pandangannya ke seluruh ruangan. Tatapannya terhenti pada sosok Andrew yang sedang berjalan ke arahnya.“Hai Bro ….”“Oh … hai, Bro.”Nando bersikap gagap bertemu mendadak dengan Andrew. Ia menduga kalau Melinda sengaja kabur untuk menghindari pertemuan dengan Andrew. Tangan keduanya pun saling bersalaman.“Apa kabar, Nando?”“Tentu baik, semoga kamu juga baik.”“Ya, beginilah.”“Selamat atas jabatan baru mu di Perusahaan Alvin Karya.” Senyum sinis tampak di bibir Nando.Andrew tertawa, “Trimakasih. Tapi besok baru surat SK di terbitkan, sekarang belum sah.”Nando mengangguk-anggukkan kepalanya beberapa kali untuk menunjukkan rasa terkesan atas prestasi teman lamanya sewaktu ia belajar dan tinggal di Singapur.“Sama saja,”“Ya, pemberitaan itu cukup massif di dunia bisnis,” ujar Andrew.“Saat ini semua mata tertuju padamu.”“Itu benar,
Baca selengkapnya