Lampu kristal menggantung di langit-langit aula.Musik klasik mengalun lembut, mengisi sela-sela denting gelas sampanye dan tawa basa-basi para tamu. Hari ini adalah perayaan hari jadi Adikara Group.Sebuah acara yang menjadi simbol kejayaan.Dewan, investor, dan tokoh penting berkumpul di tempat ini.Aku berdiri di samping Tama. Tangannya melingkar pelan di pinggangku, tak lepas sejak sore tadi.Tak banyak yang kulakukan disini.Aku hanya tersenyum tipis setiap kali seseorang menyapa, lalu kembali mendengarkan Tama berbicara dengan rekan bisnisnya. Beberapa menit kemudian, Tama menoleh padaku. “Aku harus menyapa dewan di sebelah sana,” katanya pelan, “kau mau ikut?”Aku menggeleng kecil. “Pergilah. Aku di sini.” “Hanya sebentar,” katanya Ia melepaskan tangannya dari pinggangku, memberiku anggukan singkat, lalu melangkah menjauh.Aku menepi, berdiri di sisi ruangan, tak jauh dari tempatku tadi.Aku mengambil gelas minuman dari nampan pelayan yang lewat.Dari tempatku berdiri, aku
Magbasa pa