Matahari bulan Juni menggantung terik di langit Jakarta, seolah ingin memanggang kota metropolitan itu hingga kering. Musim kemarau tahun ini datang lebih awal, mengubah udara pagi yang seharusnya sejuk menjadi selimut panas yang menyesakkan.Namun, di balik tembok tinggi kediaman Adhiguna, suasana terasa begitu damai sebuah ilusi yang mematikan.Empat bulan telah berlalu sejak malam di villa Puncak. Empat bulan di mana Arka Adhiguna perlahan menurunkan perisainya, terbuai oleh kinerja Dimas yang membaik dan dedikasi Bella yang tampak sempurna sebagai calon adik ipar."Papa! Papa! Liat deh!"Lamunan Arka pecah. Suara cempreng Amara menariknya kembali ke realitas. Gadis kecil itu berdiri di pinggir kolam koi, menaburkan pakan ikan dengan semangat."Pelan-pelan, Sayang," tegur Arka lembut, meletakkan cangkir kopinya."Papa, ikan yang emas itu rakus banget!" celoteh Amara, menunjuk seekor koi besar yang mendominasi makanan. "Dia makan terus, nggak bagi-bagi yang kecil."Arka tersenyum t
آخر تحديث : 2026-02-13 اقرأ المزيد