Ruang keluarga rumah Arkana dan Narine berubah total dalam waktu kurang dari dua hari. Balon-balon pastel menggantung manis di langit-langit. Meja panjang tertata rapi dengan bunga putih dan baby breath. Di dinding belakang, terpampang tulisan besar“He or She? Baby A is on the way!”Semua berawal dari celetukan sederhana Narine tiga hari lalu.*Flashback*“Sayang,” Narine memanggil pelan sambil duduk di sofa, memegang amplop hasil USG yang masih tersegel.Arkana yang sedang membaca laporan langsung menoleh. “Hmm?”Narine menggigit bibirnya, senyum tertahan. “Kita bikin gender reveal sekalian syukuran kecil-kecilan, yuk?”Arkana mengernyit. “Kecil-kecilan? ya nggak bisa kecil-kecilan dong keluarga kita aja banyak seng.”“Enggak, kali ini serius. Di rumah aja. Keluarga inti. Sama Valdy, Roby, Maya, kak Rajan. Udah.”Arkana menatapnya lama. “Ngundang tetangga juga dong sayang kan syukuran kita minta do'anya dari semua orang, lebih banyak kan lebih baik. Belum lagi anak-anak kantor.”“Iy
Last Updated : 2026-02-27 Read more