“Bagaimana keadaan istri saya, Dok? Dia baik-baik saja, kan? Anak yang dalam kandungannya juga baik-baik, kan?” cecar Yanto bertubi-tubi ketika mereka sudah berada di dalam ruangan Dokter Nilam, dokter yang menangani Feyla.Dokter Nilam menatap Yanto dengan wajah serius.“Pak Yanto, setelah kami melakukan pemeriksaan pada istri Bapak, ternyata istri Bapak mengalami ruptur uterus atau perobekan pada rahim dimana kerasnya benturan menyebabkan dinding rahim robek atau pecah sehingga mengakibatkan pendarahan hebat. Untuk itu kami harus segera melakukan operasi guna mengeluarkan janinnya dan untuk melakukan operasi tersebut, kami harus mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari keluarga pasien,” jelas Dokter Nilam.“Tidak mungkin...tidak mungkin, Dok. Tidak mungkin sampai separah itu!” Tanpa sadar, Yanto menolak penjelasan dokter.“Tapi itulah kenyataannya, Pak dan berhubung kondisinya darurat, kami sangat mengharapkan
続きを読む