Bella menatap pria di hadapannya cukup lama. Di dalam ruang interogasi yang temaram itu, kesunyian mendadak membeku saat keduanya saling melempar pandangan, seolah sedang menilai isi kepala satu sama lain melalui sorot mata masing-masing.Setelah beberapa saat, Bella menarik pandangannya perlahan. "Sayang sekali kamu tidak bisa melakukannya di kota ini. Jadi, kau mungkin akan mendekam sangat lama di sini, dan kemungkinan besar... kau tidak akan pernah bisa bebas lagi."Shin justru menyunggingkan sebuah senyuman yang penuh arti, sama sekali tidak terpengaruh oleh kalimat ancaman itu. "Kau sangat tahu apa maksudku yang sebenarnya, Bella."Bella sedikit mencondongkan tubuhnya, lalu berbisik dengan nada suara yang teramat lirih, "Kau pikir... aku benar-benar akan melakukannya?""Kau pasti akan melakukannya, Bella. Dan setelah itu, kau akan menemukan sesuatu yang sangat menarik," sahut Shin dengan tatapan mata yang memancarkan keyakinannya terhadap kemampuan perempuan didepannya."Kenapa k
Read more