Setelah mengirim beberapa pesan ancaman yang lebih parah, dia mulai menunggu Renee pulang ke rumah. Namun sampai lewat pukul sepuluh, sosok Renee tetap tak kunjung terlihat. Malahan, Reno yang pulang terlebih dulu.Reno memarkir mobil sportnya yang mencolok di halaman, lalu buru-buru masuk ke dalam rumah sambil berteriak, "Ibu, tolong selamatkan aku!"Jantung Ferawati terpaku sejenak. Setiap kali anaknya yang tak becus itu memohon dengan nada seperti itu, pasti tidak ada kabar baik yang dibawakannya. Ferawati yang sedari tadi memang sudah merasa kesal, langsung menjawab dengan nada ketus, "Kamu kenapa lagi? Ikut berjudi lagi?"Reno merunduk merasa bersalah. Kemudian, dia maju dan menggenggam lengan ibunya, "Ibu, aku janji nggak akan mengulanginya lagi, tolong bantu aku sekali ini, ya?"Ferawati menepis tangannya dengan kasar. "Berapa lagi kali ini?""E ... empat puluh miliar.""Apa?!!" Ferawati berteriak sambil berdiri dari sofa, lalu menamparnya, "Kamu kira keluarga kita punya tambang
Read more