Itulah kelas sosial, jarak status antara dirinya dan Arvin. Renee merasa sangat getir.Dengan sikap menjilat, Ferawati mengantar Arvin pergi. Kemudian, ekspresinya berubah saat menarik Renee dari lantai. "Ke mobil, sekarang juga!"Renee dipaksa masuk ke mobil. Dia memberontak, menolak, tetapi tak kuasa melawan takdir yang dikendalikan ibunya. Dia meringkuk di sudut mobil, mendengarkan kata-kata kasar Ferawati yang menghujatnya tanpa henti.Hingga mobil berhenti, Ferawati menariknya keluar. Renee pun baru menyadari mereka berada di rumah sakit.Ferawati tidak menjelaskan apa-apa, terus menyeretnya ke kamar rawat ayahnya, mendorongnya hingga berdiri di samping ranjang ayahnya. Kemudian, dia menghardik, "Mau cerai? Buka matamu, lihat ayahmu. Kamu mampu cerai?"Renee dipaksa berlutut di depan ranjang ayahnya. Memandang wajah ayahnya yang kurus di ranjang, air matanya menetes. Dia yakin kalau ayahnya sadar pasti tak tega melihatnya seperti ini. Di dunia ini, ayahnya adalah satu-satunya oran
Read more