Lindy pura-pura seperti tersandung sesuatu, tubuhnya yang lembut langsung jatuh ke arah pelukan Arvin. Arvin memasukkan satu tangan ke saku sambil berdiri tenang menunggu Lindy mempermalukan diri.Saat tubuh wanita itu hampir menempel padanya, Arvin melangkah ringan ke samping. Lindy langsung tersungkur ke lantai. Dia tertegun sejenak, lalu menoleh ke arah Arvin sambil berkata manja, "Pak Arvin, kamu jahat sekali ...."Arvin menunduk menatapnya dan berkata dengan suara ketus, "Bu Lindy, malam ini sebaiknya kamu nggak melakukan sesuatu yang buruk. Kalau nggak, semua utangmu akan kuhitung sekaligus."Tatapan dingin di matanya membuat jantung Lindy bergetar. Dengan hati-hati dia berkata, "Pak Arvin, apa maksud Bapak? Kenapa aku nggak mengerti?"Kebetulan pada saat itu, manajer hotel berjalan mendekat, "Pak Arvin, rekaman CCTV sudah kami cek. Bu Renee memang belum meninggalkan hotel. Kami sedang mengatur orang untuk memeriksa setiap sudut hotel."Setelah selesai bicara, manajer itu melihat
Read more