Dalam situasi seperti ini, Renee biasanya langsung mengiakan tanpa ragu.Arvin seperti biasa, langsung mengernyit. "Anak kecil ini kenapa merepotkan sekali sih? Cepat atau lambat harus kukirim kembali ke rumah lama.""Nggak boleh!" Renee langsung menolak. "Arvin, kalau kamu berani kirim Renji ke sana, aku akan kabur dari rumah.""Hm? Bukankah kita sudah sepakat apa pun yang terjadi, kamu nggak boleh kabur dari rumah lagi?""Ini masalah besar!"Melihat Renee benar-benar panik, Arvin tersenyum, lalu mengusap kepalanya untuk menenangkan. "Aku cuma bercanda, masa aku berani mengirim anak kesayanganmu pergi?""Memang harus begitu." Renee akhirnya lega, lalu bertanya lagi, "Oh ya, gimana dengan ibumu?""Mau gimana lagi? Putri Keluarga Saswita yang dia inginkan untuk dijadikan menantu sudah punya pilihan lain. Masa mau rebut pengantin orang? Kalaupun aku rebut, melihat perasaan Nessy pada Mike, aku juga nggak mungkin berhasil.""Tapi Bu Juwita nggak menyukaiku, juga nggak menerimaku.""Kamu h
Read more