Sebelumnya, Hans yang memang diberitahukan anak buahnya tempat kontrakan istri beserta selingkuhnya itu tinggal. Bergegas kesana. Namun, saat melihat pemandangan yang memuakan di depannya, yang dilakukan istri bersama pria yang dulu adalah supirnya itu. Amarah tentu saja mulai menguasai dirinya. Bahkan tampak, dengan wajah marahnya, akibat amarah. Ia bergegas menghampiri Aina. “Ikut aku!” ucapnya dengan suara yang dingin sambil mencengkram kasar lengan Aina.Aina tetap diam dengan tatapan yang tampak masih shocknya.Sedangkan Rey, yang mendapati Hans mencengkram lengan wanitanya. Bergegas berkata agar Hans melepaskan genggaman tangannya. “Sebelum saya marah, sebaiknya anda segera melepaskan tangan Aina!" Kata-katanya, ia tekan sekian rupa.Tanpa diduga. Hans malah tersenyum sinis. “Dia istri saya! Jadi kenapa saya harus menuruti perkataan orang asing seperti kamu?"Dan tak dapat diduga juga, Rey membalasnya dengan senyum tak kalah sinisnya. “Karena dia adalah wanita saya dan ingat, se
Last Updated : 2026-02-04 Read more