Asuki bangun dengan wajah berantakan. Mimpi semalam benar-benar aneh, bagaimana bisa dia bermimpi Kento datang ke kamarnya dan berkata ingin menciumnya? Asuki merutuki diri, mungkin ini gegara kejadian kemarin. Kento masih mengurung diri hingga sore hari, dia tidak kunjung keluar kamar. Asuki mulai gelisah karena waktu sudah menunjukkan hampir pukul sepuluh malam, Kento belum ada tanda-tanda bangun. Apa yang terjadi? Apa Kento pingsan lagi di dalam? Mau tidak mau Asuki mengetuk pintu kamar Kento. “Tuan Kento…,” panggilnya. Hening. Asuki merapatkan telinga ke pintu. “Tuan Kento…,” panggilnya lagi. Masih sama hening. Tidak bisa, Asuki harus masuk dan memastikan Kento baik-baik saja. Didorongnya pintu kamar yang tidak terkunci dan mengintip, pria itu sedang berbaring di ranjang dengan selimut menutup hampir sekujur tubuhnya.“Tuan Kento…,” panggil Asuki pelan. Kento tidak bergerak. Pria itu tidur menghadap kanan membelakangi arah pintu. Asuki makin gelisah, kakinya refleks melangka
Terakhir Diperbarui : 2025-12-27 Baca selengkapnya