“Jadi dimana sebenarnya Asuki berada, Sekretaris Hikari?!” Suara menggelegar terdengar memenuhi kediaman Kento. Kento sedang marah, menatap tajam wanita yang seketika tertunduk meremas jari. Terhitung empat hari keluar dari rumah sakit, Asuki tidak kunjung mendatangi Kento. Kento tidak bisa mencari asistennya karena terkurung di kediaman, Kento tidak bisa keluar menunjukkan diri diluar. Ponsel Asuki pun tidak bisa dihubungi, Kento mulai berpikiran macam-macam dan khawatir Asuki menghilang. “Apa kalian sengaja melarang Asuki datang menemuiku, hah!?” tuduh Kento. “Tidak Tuan Kento, tidak ada yang pernah berkata demikian. Nona Asuki benar-benar sedang mengerjakan sesuatu, dia tidak bisa menemuimu dalam waktu dekat ini. Mohon Tuan Kento bersabar sedikit.” Hikari menengadah menatap Kento takut-takut. Wajah Kento seperti ingin melahapnya hidup-hidup. “Lalu apa pekerjaan Asuki yang kamu maksud? Bukankah pekerjaannya adalah sebagai asistenku!? Apa kalian memintanya mengerjakan hal lain h
Terakhir Diperbarui : 2026-01-28 Baca selengkapnya