“Asuki, tolong ambilkan aku minum.” Kento duduk bersandar di ranjang rumah sakit, tangannya masih menempel jarum mengaliri cairan infus. Kento telah dirawat sehari semalam di rumah sakit. Asuki setia menunggu dan menjaga pria bertubuh tinggi itu. Namun sejak Kento bangun, Asuki tidak berbicara dengannya. Asuki mendiamkan Kento. “Arigato (terima kasih),” tukas Kento tersenyum. Asuki mundur tidak peduli, dia menyibukkan diri lagi. Kento membuang nafas, kecewa dicueki asistennya. Dia tahu Asuki sedang marah. Beberapa kali Kento meminta ini dan itu demi bisa berbicara dengan Asuki, tetapi Asuki masih sama diam padanya. Asuki menutup mulut rapat seakan Kento hanyalah bayangan di sana. Bunyi pintu dibuka dari luar mengalihkan pikiran Kento dan Asuki, direktur Omega bersama sekretaris Hikari beriringan masuk.“Lama tidak bertemu Kento Yamaguchi…,” sapa direktur Omega mengayunkan tangan. Kento memutar mata malas melihat pria beruban yang belum lama tiba di Tokyo datang menemuinya. “Hmm…,
Terakhir Diperbarui : 2026-01-25 Baca selengkapnya