Bride berusaha merenggangkan tubuhnya tapi tertahan karena tubuh suaminya yang memeluknya posesif. Dia berusaha menyingkirkan tangan Wiston dari pinggangnya, tapi Wiston berhasil mendekapnya lagi. “Wiston, lepaskan aku! Aku butuh ruang untuk bernafas,” gerutu Bride. “Mau ke mana pagi-pagi begini sudah bangun? Aku butuh kehangatanmu untuk membuat tidurku lelap,” gumam Wiston masih dengan mata terpejam. “Apanya yang pagi? Ini sudah siang, lihatlah matahari sudah tinggi,” sanggah Bride. “Bagiku ini masih pagi, tidurlah kembali dan jangan menjauh dariku!” pinta Wiston. Namun Bride tetap menggeliat berusaha melepaskan diri dari suaminya tersebut. Di tengah pemberontakannya, tiba-tiba … “Singkirkan tanganmu dari tubuhku! Perutku sangat mual, aku ingin muntah,” seru Bride sambil menutup mulutnya. Mendengar hal tersebut, Wiston langsung membuka mata dan
続きを読む