Tak lama kemudian, Zask, yang memang berniat mengecek kondisi Raiya, masuk ke dalam kamar. Dan seketika wajahnya memucat saat melihat Raiya tergeletak di lantai dengan kedua tangannya yang terus melingkari perutnya erat-erat.“Zask…” panggil Raiya lirih.“Perutku sakit sekali, sangat sakit, aku takut, aku harus bagaimana..”Dengan panik, Zask langsung mengangkat tubuh Raiya dan membawanya kembali ke tempat tidur.“Raiya, tunggu sebentar.”Tangannya gemetar saat memeriksa Raiya, lalu segera menekan bel panggilan untuk Dokter Cha.Ketika Dokter Cha datang, Zask hanya menggeleng pelan ke arahnya. Bukan karena ia tidak tahu, justru karena ia tahu. Ia tahu bayi di dalam perut Raiya sedang mengambil energi jauh lebih banyak dari sebelumnya.Dokter Cha menatap Zask, tak percaya atau mungkin percaya, tapi tak berani mengakuinya. Saat ia memeriksa Raiya sendiri, tubuhnya langsung limbung. Ia terjatuh, terduduk dan memejamkan matanya erat-erat, berusaha keras mencari jalan keluar dari situasi i
Terakhir Diperbarui : 2026-05-29 Baca selengkapnya