Banyak tamu hadir memberi ucapan selamat kepada kami. Wajahku terasa kaku karena harus terus tersenyum, hampir kram karena terlalu lama menahan ekspresi. Setiap kali ada yang menatapku, aku tersenyum dan mengangguk, tapi hatiku tetap berdebar tak menentu. Dua hari terakhir terasa begitu melelahkan, dan kini di tengah pesta yang megah ini, ketegangan itu masih membekas di setiap detak jantungku. Aku merasa seolah semua mata tertuju padaku, menilai setiap gerakan, setiap senyum, dan setiap kata yang aku ucapkan.Melihatku kelelahan, Tria akhirnya mengizinkanku beristirahat sebentar di ruang ganti. Tubuhku tersandar sejenak di kursi empuk yang tersedia, dan aku menutup mata, menarik napas panjang, mencoba menenangkan diri. Meski tubuhku beristirahat, hatiku tetap berdebar, seolah menolak berhenti meski aku ingin melupakan beberapa hari terakhir yang penuh tekanan. Aku merasakan campuran lega dan cemas, lega karena bisa duduk sebentar, tapi cemas karena masih ada banyak hal yang belum a
Last Updated : 2025-11-04 Read more