"Mas. Jangan diem aja. Nggak sopan!" bisik Meyra di sampingnya langsung menyenggol suaminya.Evan akhirnya tersadar dari lamunannya. Dengan cepat membalas jabat tangannya."Kalian dari mana? Kayaknya bukan orang sini," tanya Aaron penasaran."K-kami, dari keluarga Anderson," jawab Evan terbata-bata."Oh, keluarga Anderson yang itu, ya. Ayo ikut, kita temui CEO Gray Evander itu," ajak Aaron kemudian berbalik dan melangkah lebih dulu.Meyra mengangguk dan mulai mengikutinya. Evan terlihat ragu, namun ia tetap harus menyelesaikan tujuannya datang ke tempat ini.Mereka menaiki lift menuju lantai teratas gedung. Selama menunggu, Aaron bertanya untuk memecah keheningan."Ada urusan apa kalian ketemu Ethan?"Meyra mengerjap pelan, sedikit kaget pria di depannya memanggil CEO Gray Evander dengan akrab seperti itu.Meyra kembali menyenggol lengan suaminya."A-ada urusan bisnis," jawab Evan singkat, masih sedikit gugup.Aaron mengangguk pelan. "Kalau gitu kalian kenal putri saya, dong? Katanya
Read more