"Iya, Tan... " Andini berjalan menghampiri Cinta. Ia menjulurkan tangan, mengambil tangan kanan Cinta, dan menciumnya dengan lembut. Cinta menatap Andini. Namun saat Andini melepaskan tangannya, kening Cinta sedikit mengkerut karena melihat wajah sembab Andini. "Kamu.. habis nangis, An?!" tanya Cinta. Andini tersenyum tipis. Ia ingin mengelak. Tapi, wajah dan matanya yang sembab, tidak bisa berbohong.Ia pun hanya terdiam, tidak mengatakan apapun.Cinta yang paham akan sikap dan perasaan Andini yang kurang stabil, mencoba menenangkan dan tersenyum tipis. "Kamu, udah makan malam?" tanya Cinta, tanpa melepas pandangannya dari Andini. Andini menggelengkan kepala dan membalas senyuman Cinta. "Ya udah, kamu bersih-bersih dulu. Nanti, kalau udah selesai, ke dapur ya.. Tante temani makan malam!""Iya, Tan.. " jawab Andini. "Aku masuk dulu, ya!"Cinta menganggukkan kepala. Sedangkan Andini, berjalan meninggalkannya dan masuk ke dalam kamar. Sesuai perintah Cinta. Setelah selesai bersi
Terakhir Diperbarui : 2026-02-02 Baca selengkapnya