"Iya, Bu," jawab Siska sambil tersenyum. Zaskia mengulurkan tangannya, lalu mengusap punggung tangan Siska dengan lembut sebelum kembali bangkit dari duduknya."Kamu jaga diri baik-baik ya, sayang. Hubungi Ibu seperti biasanya jika memang kamu membutuhkan sesuatu," ucapnya pelan."Baik, Bu," jawab Siska.Tidak lama kemudian, seorang kerabat memanggil Zaskia dari arah depan. Ia menoleh sebentar, lalu mengangkat ibu jari tangan kanannya sebagai arti ia akan segera datang ke sana. "Ibu ke depan dulu ya sayang," katanya."Iya, Bu," sahut Siska.Zaskia tersenyum, lalu melangkah pergi.Suasana kembali tenang. Siska menarik napas panjang, lalu menghembuskannya perlahan. Tidak ada beban berlebih seperti yang ia bayangkan sebelumnya.Di sisi lain, Satria sudah kembali dari berbincang dengan beberapa tamu. Ia mendekati mereka dan melirik jam tangannya sebentar."Kita nggak usah terlalu lama di sini ya," ucapnya.Andini mengangguk. "Iya, memang rencananya nggak lama. Karena kami masih harus
Read more