"Tan..," panggil Andini. Cinta tidak menjawab. Ia masih duduk dengan kepala sedikit tertunduk. Napasnya mulai lebih teratur, meski wajahnya tetap pucat.Satria menatap Andini sebentar, lalu kembali ke Cinta. "Tan, kita pulang sekarang ya," ucapnya lebih pelan.Cinta tidak langsung menjawab. Tangannya masih menggenggam ujung bajunya. Beberapa detik kemudian, ia menganggukkan kepalanya perlahan. "Iya…"Satria menghela napas tipis. Ia lalu menoleh ke arah Bob yang berdiri tidak jauh dari area pemakaman."Bob," panggilnya.Bob segera berjalan mendekat. "Iya, Pak. Ada yang bisa saya bantu?""Kami mau pulang dulu. Untuk sisanya, tolong dibantu sampai selesai ya," ucap Satria.Bob mengangguk sigap. "Baik, Pak. Tenang aja, semua akan saya urus dan laporkan setelah selesai.""Terima kasih.""Sama-sama, Pak."Mereka bangkit dari duduknya dan berjalan pelan menuju mobil.Langkah Cinta masih sedikit berat, tapi kali ini sudah lebih stabil dibanding sebelumnya. Andini tetap di sampingnya, sement
Read more