Suara gemerinting gesper sabuk kulit milik Arya bergema halus di dalam ruang kerja Direktur Utama yang temaram. Sonya Baskoro masih berdiri bersandar di tepi meja kayu jati, menatap suaminya dengan hembusan napas memburu. Rona merah memenuhi pipi mulusnya, memancarkan pesona sensual Ratu Besi yang kehilangan seluruh sikap angkuhnya. "Mas... Kamu benar-benar tega menagih janjimu di atas meja kantor begini?" bisik Sonya bersuara serak. "Kenapa, Majikanku? Bukannya kamu sendiri yang tadi mengunci pintu dan memadamkan lampunya?" goda Arya bersuara berat. Arya mengambil langkah lebar, mengikis jarak hingga dada bidangnya menempel ketat di tubuh molek Sonya. Tangan kapalan mantan supir itu mencengkeram pinggul ramping Sonya, mengangkat tubuh istrinya sedikit naik ke atas meja. Sonya mengendalikan napasnya yang makin tak beraturan, mencengkeram
Last Updated : 2026-10-08 Read more