Bima tergagap, tidak percaya mata kepalanya sendiri."Astaga, ini BMW kelas atas!""BMW itu mahal, ya?" tanya Puspita.Bima mengangguk keras. "Ibaratnya, kalau kita tabung semua uang kita selama 10 tahun tanpa makan dan minum, itu pun masih belum cukup untuk membeli mobil Dhana.""Semahal itu?" Mulut Puspita ternganga.Ngomong-ngomong, kapan Dhana mendapatkan uang sebanyak itu? Berapa banyak yang dia hasilkan sampai mampu membeli mobil mewah?Tiba-tiba, Bibi Ratih, si tukang gosip, datang menghampiri.Di Desa Mawar, dia terkenal karena suka bicara. Suaranya keras dan mulutnya besar, tidak bisa menyimpan rahasia. Dia selalu mengucapkan apa pun yang terlintas di pikirannya."Hebatnya, si bodoh beli mobil!""Wow, mobilnya besar."Bibi Ratih mengelilingi mobil baru itu, lalu mendekat ke sisi pengemudi dan mengacungkan jempol kepada Dhana. "Dana Bodoh, aku dengar kamu sudah sembuh, sekarang bahkan beli mobil baru. Harganya seratus jutaan ya?"Bima menimpali, "Seratus jutaan? Paling nggak se
Baca selengkapnya