Malam di rumah sakit itu terasa begitu sunyi, namun di dalam ruang VVIP Sterling, ketegangan justru merayap naik melalui udara yang dingin. Alora sudah terlelap, wajah kecilnya tampak damai di bawah cahaya lampu tidur yang temaram.Kaelan baru saja kembali, namun langkah kakinya terhenti saat melihat Vera. Istrinya itu duduk di kursi samping ranjang, menatap kosong ke arah jendela yang memantulkan kegelapan kota. Ada sesuatu yang berbeda. Vera tidak menyambutnya dengan tatapan tajam atau omelan seperti biasanya; dia terlihat tenggelam dalam pikirannya sendiri, tampak pendiam dan... jauh.Kaelan mendekat, aura kehadirannya yang dominan seketika memenuhi ruangan."Ada apa, Sayang?" tanya Kaelan, suaranya rendah namun penuh selidik.Vera sedikit tersentak, ia perlahan mengangkat pandangannya. Matanya bertemu dengan netra gelap Kaelan yang seolah bisa menembus isi kepalanya. "Tidak ada," jawab Vera singkat, mencoba memberikan senyum tipis yang sayangnya tidak sampai ke mata.Kaelan bukan
Huling Na-update : 2026-02-17 Magbasa pa