“Anak ini lagi…’”Zayn menggeram pelan, tatapannya menusuk ke arah Evan yang baru saja datang, seolah kehadiran sosok itu hanya memperburuk suasana yang sudah tegang. Dengan napasnya yang memburu, Evan muncul di balik tikungan koridor yang lengang. Wajah pria itu memerah, manik matanyanya berkilat tajam, membawa aura kemarahan yang langsung menekan udara sekitar.“Leena!”Suara itu berat dan serak. Evan berdiri di sana, tangannya mengepal kuat hingga urat-uratnya menonjol. Rahangnya tampak mengeras.Tanpa basa-basi, Evan melangkah lebar, memangkas jarak aman dan langsung menyentak bahu Leena agar menjauh dari posisi Zayn. Ia menjadikan tubuhnya sebagai batas untuk memisahkan gadis itu dengan sang dosen.“Lo nggak apa-apa? Orang ini nggak ngapa-ngapain lo, kan?” cecar Evan dengan nada yang rusuh.Leena terperangah, matanya membulat sempurna menangkap kedatangan Evan yang tiba-tiba. “Van, lo ngapain di sini?”Tak menjawab, Evan justru berbalik, menatap Zayn dengan sorot mata yang tajam
Last Updated : 2026-02-14 Read more