Beranda / Romansa / Terjerat Cinta Dosen Baruku / Bab 95. Pertemuan Intens

Share

Bab 95. Pertemuan Intens

Penulis: Elwy Canopus
last update Tanggal publikasi: 2026-02-11 21:24:10

“Tempat apaan lagi nih? Kafe?”

Kening Leena mengernyit saat membaca tautan lokasi yang dikirim Zayn. titiknya berhenti di pinggiran kota, jauh dari hiruk pikuk kampus ataupun tempat orang-orang biasa nongkrong.

Refleks Leena menoleh ke kanan dan kiri, memastikan tak ada telinga yang menempel di dinding, lalu segera pergi dengan degup jantung yang masih belum tenang.

**

Satu jam kemudian, Leena sudah berdiri di depan sebuah kedai dengan papan nama kayu yang mulai keropos, cat mengelupas dan tuli
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 138. Jawaban Dari Semua Batasan

    “Gue serius, Na.”Sekali lagi, Evan menegaskan perasannya pada Leena. Nada bicaranya berubah menjadi jauh lebih lembut disertai senyuman hangat yang nampak dipaksakan.“Apa nggak bisa kalau… status kita lebih dari sekadar sahabat?” timpal Evan lagi.Melihat raut Evan yang sama sekali tak menunjukkan riak bercanda, rekahan senyum di bibir Leena lenyap seketika. Sorot mata gadis itu kembali datar dan dingin seperti sebelumnya. Dengan satu sentakan yang cukup kuat dan penuh penekanan, Leena refleks menarik paksa kedua tangannya yang sejak tadi dicengkram oleh Evan sampai jarak keduanya kembali merenggang.“Sorry, Van. Kita nggak akan pernah bisa lebih dari itu,” jawab Leena dengan tegas, meski ada sedikit getaran di suaranya.Seketika itu juga, raut Evan langsung bergeser menjadi kilat kecewa. Baru saja suasananya membaik, sekarang malah mendorong ikatan mereka ke jurang canggung yang baru.Setelah sempat hening sepersekian detik, Evan dengan suaranya yang jadi sedikit serak bersuara la

  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 137. Dia Mau Ngapain Lagi?

    “Tunggu, Na!”Dari jauh, Evan menyerukan nama Leena dengan intonasi yang terdengar mendesak.Seketika itu juga Leena menghentikan langkahnya, lalu menoleh dan memberikan sorot mata yang cenderung dingin dan datar.Rasa senang yang sempat membuncah di dadanya sejak pagi mendadak pudar begitu melihat sosok yang sedang ingin ia hindari untuk sementara waktu kini tengah mendekat.“Evan… dia mau ngapain lagi?” gumam Leena selagi manik matanya menangkap Evan yang tampak kacau.Dengan napas yang masih terengah, Evan berhenti di depan Leena dengan raut keruh, seolah sedang memikul beban pikiran. Pria itu menatap Leena dengan sirat penuh harap. “Bisa ngobrol sebentar, Na? Ada yang mau gue omongin.”Masih mempertahankan sorot dinginnya, Leena diam-diam menimbang perubahan raut sahabatnya itu.“Boleh, langsung aja di sini. Gue lagi agak buru-buru nih soalnya,” jawab Leena dengan nada formalitas.Mendengar respons Leena yang kesannya sangat menjaga jarak, tubuh Evan mendadak kaku. Cara bicaranya

  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 136. Sandwich Rasa Effort

    “Apa kamu nyesel ya nggak milih opsi pertama yang aku tawarin semalam?”Seolah sengaja menggoda kegugupan Leena, Zayn sengaja melontarkan ledekan itu sambil berbisik tepat di depan wajah Leena.Leena kira Zayn akan melakukan tindakan impulsif, tapi ternyata bukan. Gadis itu perlahan membuka satu matanya dengan ragu. Ternyata, tangan Zayn hanya bergerak melewati bahunya yang tegang untuk menyambar sebuah paper bag coklat yang sengaja ditaruh di jok belakang. “Nih, dimakan. Sarapan kamu,” ujar Zayn memecah canggung, sebelum kembali menarik tubuh dan duduk tegak dengan raut datar.Leena sempat mematung sepersekian detik, mencoba mengumpulkan lagi kesadarannya yang sempat buyar.Sambil menahan rasa malu yang mendadak menyerang, Leena buru-buru menarik seat belt dengan kikuk. Rasa canggung tadi bergeser jadi kilat penasaran. Perlahan, Leena membuka paper bag itu, dan manik matanya langsung berbinar saat melihat isinya. “Sehat banget sarapan gue,” gumam Leena dengan nada tak percaya deng

  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 135. Pilih Opsi Paling Aman

    “Nggak mau! Nggak bisa!”Penolakan Leena yang spontan dan bernada tinggi itu seketika membuat Zayn mengernyitkan kening dan melayangkan sorot penuh tanya.Setelah bilang begitu, Leena buru-buru membuang muka ke arah sembarang dan menggeser posisi duduknya jadi menyamping, sementara jemarinya kembali saling bertaut untuk menekan gugup.Spontan, Zayn mencondongkan tubuh sedikit untuk menangkap ekspresi yang disembunyikan Leena.“Loh, kenapa? Padahal aku kasih kamu tawaran bagus loh,” timpal Zayn dengan polosnya.Tawaran Zayn memang bagus untuk menjamin keamanan, tetapi bagi Leena itu sudah melewati batas profesionalitas antara dosen dan mahasiswa. Meskipun sebelumnya sempat tidur di satu ranjang yang sama karena kondisi tak terduga, tapi sekarang situasinya jelas berbeda.‘Sebelumnya masih gue maklumin. Tapi kalau harus setiap hari gue tinggal sama dia… rasanya aneh nggak sih?’ rutuk Leena dalam hati.Leena paham, ajakan Zayn murni bertujuan untuk melindunginya dari ancaman lain yang

  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 134. Ajakan Tiba-tiba

    “Kamu bisa tidur nyenyak… di sini?”Teguran singkat yang tajam dan tegas itu seketika membuat langkah Leena tertahan di lorong dekat mess resto. Seseorang telah lebih dulu berdiri menunggu di dekat pintu sembari menyilangkan kedua tangan didepan dada. Raut pria itu tertunduk, tapi gurat kesalnya juga tak bisa disembunyikan. Rahangnya yang tegas tampak mengeras, membuat Leena terperangah.“P—pak Zayn ngapain di situ?” tanya Leena dengan nada yang sedikit bergetar karena terkejut.Padahal, sepanjang jalan pulang menuju resto tadi, mulai dari keluar gerbang kampus, dalam taksi, sampai dirinya turun, Leena terus saja mengomel. Ponsel Leena bahkan hampir kehabisan daya karena ia terus-menerus memeriksa notif pesan. Setelah pesan terakhir yang dikirim Zayn menggantung di kata ‘pindahan’, pria itu tak merespon Leena lagi.Meski Leena sudah sampai spam chat berkali-kali, statusnya hanya menunjukkan tanda centang tanpa balasan. Manik mata Leena tak lepas dari layar ponsel. Raut kesalnya se

  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 133. Sekalian Pindah?

    ‘Oalah. Gue pikir dia mau nagih apaan.’Kini Leena sadar sepenuhnya arah poin 'tagih' yang Zayn maksud. Rasa canggung dan konyol akibat salah paham yang sempat menggantung mendadak pudar.Saking sibuk menutupi drama kedekatan mereka dari radar Evan dan lainnya, Leena sendiri sampai lupa akan periode magang.Tak ingin menambah cemas di raut Zayn, Leena buru-buru memotong dengan senyum tipis dan tampak optimis. Ia menepuk pelan punggung tangan Zayn yang masih memegang pergelangan tangannya.“Tenang aja, Pak. Sejauh ini semuanya masih bisa saya tangani kok,” tegas Leena dengan nada yang dibuat seyakin mungkin. Gadis itu sedikit memiringkan kepala, menatap dalam manik mata sang dosen. “Saya bakal hati-hati. Lagian… ada Pak Zayn di sisi saya, kan?”Mendengar respons berani dari Leena, senyum tipis kembali merekah di raut Zayn. Namun, dibalik senyum itu, ada kilat lain yang muncul di sorot matanya. “Iya… tapi kamu masih nyimpen sesuatu dari aku, kan?” ujar Zayn pelan dengan nada yang lebi

  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 49. Keperluan Pribadi. Penting Pokoknya!

    “Kamu nunggu pencairan, ya?” Kalimat itu meluncur begitu saja dari mulut Saga. Ia memotong ucapan Leena yang bahkan belum sempat tuntas. Saga melempar tuduhan itu dengan raut yang tampak dibuat serius, tapi jelas ada binar jenaka yang tertahan di ekor matanya. Leena sempat terdiam, butuh beberapa

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 121. Hangat yang Kembali

    “Bisa liat jalan nggak sih?!”Suara itu meledak, memutus panik si pesepeda yang baru saja hendak mendekati Leena yang masih terduduk di aspal.Pria dengan setelan hoodie dan topi hitam itu jongkok di hadapan Leena. Aroma khas pria itu sangat Leena kenali, jelas menyeruak ke indra penciumannya.“Pak

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-05
  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 122. Teman yang Mana?

    “Sialan! Kenapa gue jadi gini sih?” dengus Leena. Manik mata Leena mengikuti punggung Zayn yang menjauh. Ia refleks menepuk-nepuk pipi sendiri, seolah ingin mengusir rasa panas yang tiba-tiba merayap.Gerakan Leena terhenti saat ia mengapit wajah sendiri yang sudah semakin merona.“Lagian kenapa d

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-05
  • Terjerat Cinta Dosen Baruku   Bab 120. Proteksi Dadakan

    “Siapa sih?”Leena memicingkan mata, berusaha menembus kaca film yang gelap dari mobil mewah yang baru saja melengos dari arah berlawanan.Hanya sekilas, tapi merk mobil itu tak pernah Leena lihat sebelumnya.“Kenapa, Na?” tanya Evan sambil memutar setir, manik matanya menatap spion tengah sejenak.

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-05
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status