Sudut Pandang Felicia:Aku baru saja selesai makan malam. Saat hendak masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, ponselku tiba-tiba berdering.Aku langsung mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menelepon karena kukira itu ayahku.Ayah seharian pergi keluar. Katanya dia sedang mengurus sesuatu dan mungkin pulang larut malam, jadi aku makan malam sendirian. Sementara itu, setelah Trinity pergi tadi, Dante juga ikut pergi."Halo, Ayah," kataku sambil menempelkan ponsel ke telinga."Felicia, bisa kita bicara?"Aku langsung mengernyit dan menatap layar ponsel untuk memastikan siapa yang menelepon. Bukan Ayah dan bukan Dante."Orson?" tanyaku spontan. Apa yang dia inginkan? Kenapa menelepon selarut ini?"Aku lagi sibuk, nggak punya waktu. Kalau ada yang mau kamu katakan atau tanyakan, langsung saja," kataku.Suasana hening sejenak. Aku merasa heran."Orson, kenapa kamu telepon? Kalau kamu nggak mau bicara, aku tutup ya," kataku lagi."Felicia, apa aku seburuk itu sampai kamu memilih mera
อ่านเพิ่มเติม