Sudut Pandang Felicia:"Ayah," sapaku sambil membungkuk dan mengecup pipinya.Dia hanya mengangguk sebelum mengalihkan perhatian kepada orang-orang yang kuajak bersamaku, yaitu Keluarga Baskoro."Mereka Mama Abigail dan Papa Ryan. Mereka datang dengan anak-anak mereka, Trinity dan Orson. Merekalah yang membesarkanku. A ... aku menganggap mereka sebagai keluargaku," kataku, tiba-tiba merasa ragu.Ini pertama kalinya aku melihat wajah Ayah seserius itu."Aku merasa terhormat akhirnya bisa bertemu denganmu, Pak Gerard."Papa menjadi orang pertama yang berbicara. Dia langsung mengulurkan tangan kepada Ayah.Ayah menatapnya sejenak sebelum menerima uluran tangannya.Aku langsung mengembuskan napas lega."Mama, Papa, ini Dante, keponakanku. Dia putra mendiang kakakku. Dante, aku yakin kamu sudah kenal Trinity, 'kan? Dan ini Orson, ayah dari si kembar," kataku memperkenalkan mereka.Jika ekspresi tegas Ayah saja sudah membuatku gugup, ekspresi Dante bahkan lebih mengintimidasi.Dia terlihat j
Read more