"Mama, aku sudah bilang, aku lapar!"Pikiranku terputus oleh suara Orson. Dia menatap tepat ke arahku, sehingga aku tidak bisa menahan diri untuk menggelengkan kepala. Seiring waktu berlalu, dia makin mirip dengan ayahnya, Ryan, pria yang hampir menghancurkan hidupku."Baiklah .... Tadi Bi Salma dan aku sudah masak makanan favoritmu," kataku sambil tersenyum.Mata Orson langsung berbinar dengan penuh kegembiraan. Dia bertanya dengan antusias, "Spageti dan ayam goreng?"Aku tertawa dan menarik Orson masuk ke dalam rumah. Kami langsung menuju dapur dan aku melihat kebahagiaan di matanya saat melihat makanan kesukaannya."Wah! Aku suka sekali!" teriak Orson.Aku hanya tertawa. Setelah itu, aku mulai menyajikan makanan ke piring Orson. Aku memperhatikan Orson makan dan bertanya, "Nanti mau ikut Mama, Sayang?""Kita mau ke mana?" tanya Orson dengan polos.Aku berhenti sejenak untuk berpikir, lalu menjawab, "Mama mau membeli oleh-oleh untuk kakek dan nenekmu. Juga untuk bibi dan pamanmu."Or
اقرأ المزيد