Arman menyeka air mata dengan kasar, lalu menarik napas dalam-dalam. Seolah ada beban berat yang harus ia angkat dari dadanya. Matanya tidak lagi kosong, tapi dipenuhi penyesalan yang dalam. "Aku akan memberitahumu. Aku harus," ujar Arman, suaranya sedikit lebih mantap. "Kau benar, Vivian. Kebenaran adalah satu-satunya jalan keluar untuk kita semua." Ia memulai ceritanya, "Anastasia... dia berasal dari keluarga terpandang di Eropa, tapi dia tidak pernah bahagia. Keluarganya menjodohkannya dengan Issaac Vanderbilt. Ya, Issaac memang suaminya yang sah saat itu. Issaac seorang bangsawan dan arkeolog, cerdas dan terhormat, tapi sangat dingin dan terikat pada aturan. Anastasia merasa tercekik, Vivian. Dia bilang, Issaac mencintainya seperti mencintai artefak: indah, berharga, tapi harus disimpan dalam lemari kaca. Dia melarikan diri, datang ke Indonesia, dan bertemu denganku." Arman tersenyum getir, mengenang masa lalu. "Kami jatuh cinta. Saling melengkapi. Aku tahu dia sedang dalam m
Last Updated : 2025-12-13 Read more