홈 / Romansa / Lagi, Pak Dosen / Bab 11 Menikah Kesepakatan

공유

Bab 11 Menikah Kesepakatan

작가: Manila Z
last update 게시일: 2025-12-21 00:13:21

Stefano menunggu kedatangan dari Gea ketika mereka berdua sudah berada di kantor catatan sipil. Mereka akan mendaftarkan pernikahan mereka sekarang.

"Maaf Pak Stefano, tadi dijalan macet," kata Gea yang terlihat ngos-ngosan berlari.

Stefano menoleh, menatap Gea dari ujung kepala sampai kaki. Napas wanita itu masih tersengal, rambutnya sedikit berantakan, namun wajahnya tampak serius.

"Kamu ini kebiasaan, saya kira kamu mau ingkar janji."

Gea menatap kearah Stefano dengan sekilas. "Saya bukan o
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 86 Gea Menemui Orang Mencurigakan

    Gea tengah duduk sambil menunggu kekasih dari Raya. Ada rasa penasaran dalam dirinya. Apalagi dia merasa sedikit curiga. "Sebentar lagi dia akan datang," kata Raya dengan antusias ketika hendak akan menyambut kedatangan dari kekasihnya. "Wah, aku tidak sabar," ujar Gea. Sampai beberapa menit kemudian, orang yang dia tunggu akhirnya datang juga. Seorang pria dengan baju yang begitu rapih dengan menggunakan sebuah kemeja berwarna biru navy. Dia langsung merangkul Raya dengan mesra dan tiba-tiba saja mencium kening wanita itu. "Maaf yah sayang, aku datang terlambat.""Iya gak papa, ayo duduk sayang. Aku ingin memperkenalkan kamu dengan seseorang," ajak Raya dengan begitu sangat ramah pada kekasihnya. Gea hanya melihatnya saja, Raya juga tidak bisanya jadi sangat lembut. Mungkin karena dia bersama dengan kekasihnya sekarang. "Ah iya, apa ini teman kamu?" tanya orang tersebut pada Gea. Raya mengangguk membenarkan semuanya. "Iya, perkenalkan namanya Gea. Dia kebetulan teman dekatku.

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 85 Pacar Baru Raya

    Keesokan harinya, Gea akhirnya kembali datang ke kampus.Setelah semua kejadian yang terjadi beberapa hari terakhir, sebenarnya Gea masih merasa sedikit waswas. Namun, dia tidak ingin terus berada di rumah.Skripsinya harus segera diselesaikan.Selain itu, masih ada beberapa bagian yang harus dia konsultasikan kepada dosen pembimbing.Pagi itu, Gea berjalan memasuki area kampus bersama Raya.Raya baru saja menyelesaikan urusannya sehingga mereka memutuskan untuk datang bersama."Gea, kamu nanti langsung ke ruang dosen?" tanya Raya."Iya. Aku mau menyelesaikan revisi skripsi dulu. Kalau tidak ada yang harus diperbaiki lagi, mungkin aku bisa segera menyelesaikan semuanya."Raya tersenyum."Wah, akhirnya."Gea ikut tersenyum."Aku juga sudah capek mengurus skripsi."Mereka berjalan melewati koridor kampus. Namun, baru beberapa langkah, Raya tiba-tiba berkata dengan wajah ceria."Gea.""Hm?""Aku punya cerita." Raya tiba-tiba mengatakan itu pada Gea. Gea menoleh karena penasaran dengan a

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 84 Mencari Keberadaan Sonia

    Stefano akhirnya tiba di sebuah rumah sederhana yang menjadi tempat terakhir Sonia diketahui berada. Mobilnya berhenti cukup keras di depan pagar, membuat beberapa anak buahnya yang mengikuti dari belakang segera turun.Stefano keluar tanpa banyak bicara. Tatapannya langsung tertuju pada rumah di hadapannya."Ini benar tempatnya?" tanyanya dingin."Benar, Pak. Berdasarkan informasi yang kami dapat, Sonia tinggal di sini."Stefano melangkah cepat menuju pintu. Salah satu anak buahnya mengetuk beberapa kali.Tidak ada jawaban."Pak, biar saya periksa."Anak buah Stefano mencoba membuka pintu, tetapi ternyata tidak terkunci. Mereka langsung masuk. Namun, rumah itu sudah kosong.Tidak ada seorang pun di dalam.Stefano berdiri di ruang tengah sambil mengedarkan pandangan. Beberapa barang masih tersisa, tetapi terlihat jelas bahwa penghuninya sudah pergi terburu-buru.Sebuah lemari terbuka. Beberapa pakaian sudah tidak ada. Tas yang biasanya terletak di dekat meja juga menghilang.Rahang St

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 83 Apa Alasan Sonia Melakukan itu?

    Pagi hari terasa begitu tenang.Cahaya matahari masuk melalui jendela ruang makan, membuat suasana rumah terasa hangat. Gea duduk berhadapan dengan Stefano sambil menikmati sarapan yang sudah disiapkan.Berbeda dengan malam sebelumnya, wajah Gea pagi ini terlihat jauh lebih tenang.Stefano sesekali memperhatikannya sambil menikmati kopinya."Kamu sudah tidak takut?" tanyanya.Gea menggeleng."Sedikit lebih baik. Soalnya kamu ada di sini."Stefano tersenyum tipis."Kalau begitu aku harus sering-sering berada di dekatmu."Gea terkekeh kecil."Jangan sampai pekerjaanmu terbengkalai.""Kalau demi kamu, pekerjaan bisa ditunda."Gea baru saja hendak menjawab ketika ponsel Stefano yang berada di atas meja tiba-tiba bergetar.Bzzzt... bzzzt...Stefano langsung mengambilnya.Sebuah panggilan masuk dari salah seorang anak buahnya.Dia segera mengangkatnya."Ya?""Tuan, kami menemukan sesuatu."Nada suara pria di seberang terdengar serius.Stefano langsung meletakkan cangkirnya."Apa?""Kami ber

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 82 Sonia Berusaha Kabur

    Stefano memeluk Gea lebih erat untuk menenangkan wanita itu. Melihat istrinya masih menyimpan rasa takut membuat hatinya terasa tidak tega."Lebih baik kamu istirahat sekarang, sudah malam.""Temani aku," kata Gea dengan sedikit manja.Stefano hanya mengangguk."Iya, aku temani."Mendengar jawaban itu, Gea langsung tersenyum kecil. Tangannya masih menggenggam tangan Stefano, seolah tidak ingin pria itu pergi lagi.Mereka berdua akhirnya berjalan menuju kamar.Sesampainya di dalam, Gea langsung duduk di atas ranjang. Stefano kemudian mengambil selimut dan merapikannya."Kamu mau tidur sekarang?" tanyanya.Gea mengangguk pelan."Iya. Tapi kamu jangan pergi."Stefano menatapnya beberapa saat."Aku tidak akan pergi."Dia kemudian duduk di sisi ranjang.Gea berbaring perlahan, tetapi tangannya masih menggenggam tangan Stefano.Stefano tersenyum tipis melihat tingkah istrinya."Kamu benar-benar takut, ya?"Gea mengangguk."Aku tidak tahu kenapa, tapi kejadian tadi terus terbayang di pikiran

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 81 Gea Menyuruh Pulang

    Stefano sudah berusaha mencari orang tersebut bersama dengan para anak buahnya. Tetapi mereka tidak menemukan jejak orang itu sama sekali. Hal itu membuat dirinya sedikit geram sekarang. "Kita kehilangan jejaknya.""Cari orang itu sampe ketemu!" paksa Stefano karena dia yakin kalau orang itu mengincar Gea. "Kami sudah berusaha mencarinya.""Kalian periksa CCTV dan semuanya dengan baik, temukan hal yang janggal!" kata Stefano dengan nada yang sedikit tinggi. Dia harus menemukan semuanya dengan baik. Stefano tidak mau kehilangan jajak orang yang sudah berusaha untuk mencelakai Gea sekarang. Sampai ponselnya berdering tanda ada yang menghubunginya, dia melihat kearah layar yang rupanya itu adalah Gea. Stefano menghela napas panjang. Dia benar-benar tidak mau kehilangan jejak orang yang sudah berusaha mencelakai Gea.Namun, belum sempat dia kembali ke dalam gedung, ponselnya tiba-tiba berdering.Raut wajah Stefano berubah ketika melihat nama yang muncul di layar.Gea.Dia segera meng

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 7 Sebuah Rumor

    Rumor tentang Gea berada di perpustakaan bersama dengan Stafano kini kian menyebar. Semuanya karena Satpam itu yang membicarakan ini pada penjaga lainnya. Bahkan mahasiswa lain juga ada yang ikut mendengar rumor tersebut. "Tidak menyangka yah, Gea orang yang seperti itu.""Demi nilai, dia merenda

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 6 Memikirkan Stefano

    Gea langsung panik ketika melihat satpam itu memergoki dirinya dengan Stefano, bahkan dengan posisi mereka sekarang yang sulit sekali untuk diartikan. "Pak Stefano, anda dengan mahasiswa itu! Astaga."Satpam itu langsung pergi dengan begitu saja setelah melihat Gea dan Stefano dengan posisi Stefa

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 2 Pria Itu.....

    Gea sudah mulai melupakan kejadian yang terjadi padanya. Dia tidak tahu pria asing yang tidur dengan dirinya semalam. Gea duduk di kursi kampusnya, berusaha terlihat tenang di antara mahasiswa lain. Tapi pikirannya terus berputar. Ia menatap kosong halaman catatan yang belum disentuh sama sekali.“

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 1 Malam Yang Panas

    Dentuman musik memenuhi ruangan, lampu-lampu neon berkilau di antara orang-orang yang menari di bar hotel malam itu. Gea Andriana tersenyum kecil sambil memegang gelas koktailnya. Malam ini seharusnya menyenangkan. Teman-teman satu jurusannya merayakan kelulusan beberapa senior, dan Gea berniat mel

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status