"Baik, Tuan Muda," jawab Marco tegas penuh kesungguhan. "Sebelum mereka semua kembali, saya persilakan Tuan Muda untuk meninggalkan tempat ini, bersama Tuan Roger dan juga Nona Chelyna." "Lalu bagaimana dengan paman?" tanya Chelyna tampak khawatir. "Tenanglah, aku sudah mempersiapkan sebuah rencana untuk mengelabui mereka," jawab Marco yakin. "Kalau begitu kau harus berhati-hati, Tuan Marco," ucap Roger mengingatkan. Setelah melihat anggukan Marco, mereka bertiga pun segera berlari keluar. Namun tak lama kemudian Chelyna berhenti. "Kakak, silakan kakak duluan, ada satu hal yang aku lupakan." "Apa itu, Chel? Jika itu bukan hal penting, sebaiknya tinggalkan saja. Situasi kita masih berbahaya," kata Roger cemas. "Tidak, Kak. Benda yang akan kuambil akan sangat menentukan masa depanku, bahkan masa depan kakak juga." "Kalau begitu kita akan kembali bersama," ajak Roger cepat. Pipi Chelyna saat itu langsung memerah. "Jangan, Kak. Kau dan pria tampan itu sudah membantuku
Terakhir Diperbarui : 2026-01-01 Baca selengkapnya