Suara desahan panjang terdengar hingga keluar kamar, merambat pelan di antara dinding yang seolah menjadi saksi tanpa suara."Ah Nicholas, kamu sangat hebat. Ah... Ah... Enak sekali." Desahan panjang itu sangat keras. Seakan mereka berada di dalam kamar kedap suara."Sayang, aku sangat suka mendengar desahan kamu." Nicholas tersenyum dan memukul pantat Vivian dengan keras. Posisi Vivian yang menyungin, membuat pria itu semakin memukul pantat wanita itu berulang-ulang kali. "Ah, ah," jerit Vivian."Vivian, milikmu sangat enak sekali.""Ah sayang, kamu kuat sekali." Vivian balik memuji. Namun apa yang dikatakanbya nensudah lemas. Entah sudah berapa gaya yang sudah mereka coba. Bahkan durasi waktu sudah lebih dari 45 menit. Namun pria itu belum menunjukkan tanda-tanda akan keluar. "Apa kamu menyerah," kata Nicholas sambil menarik rambut Vivian dengan keras.Vivian tertawa dan sambil mendesah. Tidak hanya menarik rambut, pria itu juga menekan batang leher Vivian, hingga wajahnya memer
Read more