Thomas duduk dengan tenang di kursinya.Tangannya memegang gelas kopi hangat, sementara tatapannya tertuju pada Rayan yang sedang menjelaskan perkembangan bisnisnya di luar negeri.“Aku fokus di sektor properti dan teknologi logistik,” ujar Rayan serius. “Awalnya kecil. Tapi setelah dua tahun terakhir, permintaan meningkat cukup tajam.”Thomas menganggukkan kepala pelan.“Karena distribusi sekarang berubah,” ucapnya tenang. “Orang tidak hanya jual produk. Mereka jual kecepatan.”Rayan langsung menoleh.Devan yang sejak tadi lebih banyak diam, ikut mengangkat pandangannya.Thomas melanjutkan dengan nada santai, namun setiap kalimatnya terasa berisi.“Kalau sistem logistik kuat, bisnis bisa tumbuh berkali-kali lebih cepat. Tapi kalau distribusinya buruk, sebesar apa pun modalnya… akan habis di jalan.”Rayan tersenyum tipis.Untuk pertama kalinya sejak bertemu pria itu— ia benar-benar merasa sedang berbicara dengan seseorang yang level pemikirannya sangat tinggi.Bukan hanya kaya.Tapi m
Last Updated : 2026-05-08 Read more