Arhan yang menyadari arah pemikiran Alia langsung berdehem pelan, mencoba menghilangkan ketegangan di antara mereka. "Ah, soal itu! Kakak bisa tidur di kamar tamu yang ada di lantai bawah ini, ngga jauh dari ruang keluarga. Perlengkapan di kamar itu sudah lengkap kok, Kak. Kasurnya luas, selimutnya tebal, dan ada kamar mandi dalam juga. Jadi Kakak tidak perlu khawatir, semuanya aman dan privat. Aku tidur di lantai atas."Alia mengembuskan napas lega yang sangat kentara, merasa bersyukur karena Arhan sangat peka dan menghormati batasannya. "Baiklah. Terima kasih."Arhan beranjak menuju kamarnya, begitu sampai di depan lemari pakaiannya, ia mulai membongkar tumpukan baju. Ia menarik beberapa kaus oblong hitam dan abu-abu miliknya, namun begitu membayangkannya, ia langsung menggelengkan kepala."Kausku ukurannya XL semua. Kalau dipake Kak Alia, yang ada tenggelam. Malah kayak daster kebesaran," gumam Arhan pada diri sendiri.Ia terus mencari hingga ke bagian laci paling bawah. Tiba-tiba,
最後更新 : 2026-05-22 閱讀更多