Suasana di dalam mobil terasa sangat kaku. Bau parfum Alia yang elegan memenuhi ruang sempit itu, namun tak satu pun dari mereka berani membuka suara setelah insiden di kamar tadi. "Kak," panggil Arhan pelan, memecah kesunyian.Alia tersentak kecil. "Ya?""Acara anniversary pernikahan... setau aku itu bukannya bersifat pribadi? Biasanya untuk keluarga atau kalian berdua?" tanya Arhan hati-hati. Ia teringat pesta besar yang mereka tuju, lengkap dengan daftar tamu kolega bisnis yang mentereng.Alia membuang muka ke arah jendela, menatap lampu-lampu kota yang mulai menyala. Senyum pahit terukir di wajahnya."Bagi Rendra, ini bukan soal merayakan cinta," jawab Alia lirih. "Ini soal panggung. Dia hanya ingin menunjukkan pada kolega kerjanya kalau pernikahannya harmonis. Citra adalah segalanya bagi dia. Aku di sana hanya sebagai pelengkap dekorasi agar ceritanya terlihat sempurna."Arhan terdiam, tangannya mencengkeram setir sedikit lebih erat. Ada amarah kecil yang mulai membara di dadany
最終更新日 : 2026-03-16 続きを読む