**** Sore menjelang ketika aku kembali ke ruang dosen membawa map biru berisi rekap nilai kuis. Lorong lantai tiga sudah mulai sepi. Suara langkahku menggema pelan, beradu dengan detak jam di dinding yang terasa terlalu nyaring. Aku berhenti di depan pintu bertuliskan R. 3.12 – Rassel, S.H., M.H. Menarik napas, aku mengetuk dua kali. “Masuk.” Suara itu selalu terdengar tenang, datar, seperti orang yang hidupnya sudah rapi sejak lama. Aku membuka pintu. Pak Rassel duduk di balik meja, kemeja putihnya tergulung sampai siku, kacamata bertengger di hidung. Laptop terbuka, beberapa berkas berserakan rapi rapi versi beliau. “Iya, Mara?” katanya tanpa menoleh. “Ini rekap nilai kuis kelas B dan C, Pak,” kataku, melangkah mendekat. Aku meletakkan map di meja. Baru kali ini jarakku sedekat ini dengannya tanpa ada mahasiswa lain. Aroma kopi samar tercium. Entah kenapa jantungku berdetak sedikit lebih cepat. Pak Rassel akhirnya mengangkat kepala, menatap map, lalu menatapku.
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-01-24 อ่านเพิ่มเติม