Konferensi pers berlangsung dengan cukup singkat. Ibra memberikan kejelasan pada para wartawan dan orang-orang yang bekerja sama dengan perusahannya.Semua orang yang terlibat pun mulai tenang. Mereka segera membubarkan diri setelah konferensi pers usai. Dan Aya serta Ibra, kembali ke ruangan mereka.Ibra menyesap teh madu hangatnya yang bisa menenangkan perutnya yang kembali bergejolak akibat stres dan juga Cauvade Syndrom yang diderita.Tak lama kemudian, Samuel menyusul dan ikut masuk ke dalam ruangan sang Presdir. Ia tak lupa membawa tabletnya dan berjalan mendekati sofa di mana sang Presdir dan istrinya sedang duduk bersama."Bagaimana?" tanya Ibra. Wajahnya sedikit lebih tenang setelah meminum teh madunya."Satu-satunya petunjuk adalah OB itu, Pak. Kami sedang memulihkan CCTV yang dirusak," papar Samuel dengan wajah tegang.Ibra menoleh menatap istrinya. Tangannya menggenggam tangan Aya dengan lembut. "Aku pergi dulu. Kamu harus tetap hati-hati," ujarnya.Aya mengangguk paham. "
Read more