Ular iblis bersayap semakin dekat. Sayap mereka mengepak dengan bunyi yang mengerikan, tubuh panjang berkelok-kelok di udara.Mata mereka menyala merah di kegelapan. Taring panjang terlihat jelas ketika mulut terbuka, racun menetes dari ujungnya.Tiba-tiba, bunyi lonceng bergema di udara. Dentang pelan tetapi sangat jelas, seperti lonceng kuil kuno yang dipukul dengan sangat hati-hati.Ular iblis bersayap yang sedang meluncur cepat tiba-tiba terhenti di udara. Tubuh mereka masih bergerak, tetapi sangat lambat, seperti waktu yang diperlambat.Gerakan sayap yang tadi cepat kini menjadi sangat pelan. Setiap kepakan membutuhkan waktu yang sangat lama, seperti bergerak dalam air kental.Mereka tidak membeku total. Masih hidup, masih bergerak, tetapi dipaksa untuk melambat sampai hampir tidak terlihat.Liu An menatap dengan mulut terbuka. "Mereka berhenti!" serunya dengan nada yang bercampur takjub dan lega.Shen Bo mengangguk cepat. "Gerakannya melambat!" tambahnya sambil menatap tidak per
Read more