"Selamat datang di Kapal Sayap Roh Tianxu, Tuan," katanya dengan nada sopan dan penuh kehormatan. "Hamba adalah Kapten Gu Han, akan melayani perjalanan Tuan."Rong Tian mengangguk pelan sebagai jawaban. Tidak ada kata-kata yang keluar, hanya pengakuan sederhana atas sambutan itu.Kapten Gu Han melangkah ke buritan kapal. Tangannya menyentuh formasi kontrol yang terukir di tiang kemudi dengan gerakan yang sangat terlatih.Kapal roh mulai bergerak. Perlahan, sangat perlahan, ia naik lebih tinggi ke udara. Gerakan itu halus tanpa guncangan, seperti awan yang mengambang pelan.Di bawah, Kaisar Longwei masih berdiri menatap ke atas. Wajahnya cerah, matanya mengikuti kapal yang perlahan mengecil.Kota Sembilan Ngarai mulai tampak lebih kecil. Bangunan-bangunan megah berubah menjadi kotak-kotak kecil, jalan-jalan lebar menjadi garis-garis tipis.Halaman kekaisaran yang tadi terlihat sangat luas kini hanya seperti petak kecil di tengah kompleks istana yang besar.Kapal terus naik, menembus la
Baca selengkapnya