Elyse merasa cukup tenang duduk di pangkuan Dyall, dipeluk erat seperti ini. Tubuhnya bersandar sepenuhnya padanya, seolah tak ada lagi alasan untuk waspada atau menahan diri. “Masih kesal?” tanya Dyall pelan. Elyse menggeleng, lalu justru memeluknya lebih manja. Dyall bisa merasakannya, cara Elyse mendekat, cara lengannya melingkar tanpa ragu. Biasanya, dalam posisi seperti ini, Elyse masih terlihat malu-malu, canggung seakan takut salah. Namun sekarang tidak. Ada kelembutan yang jauh lebih jujur. “Aku hanya sedikit kesal,” gumam Elyse, “karena anda memberiku jus anggur, bukan wine.” Dyall tersenyum kecil, lalu menunduk mencium pundak Elyse dengan lembut. “Yang penting sama-sama dari anggu
Última actualización : 2026-01-12 Leer más