Evelyn mengerutkan keningnya, sejak Clara datang ke kamar hotelnya tadi, wanita itu terus berbicara hal yang sama dengan di telpon sambil berderai air mata."Berhenti berakting, Clara," desis Evelyn tajam, berusaha menunjukkan ketegasannya. Clara perlahan berdiri, wanita itu menurunkan sedikit kerah mantelnya, memperlihatkan beberapa memar kebiruan yang sengaja ia buat sendiri dengan memukul area bahu dan tulang selangkanya.Ya, Clara tahu dia gila. Tapi jika ia harus berakting, Clara akan melakukannya dengan sepenuh hati.Napas Evelyn tercekat melihat memar-memar itu."Ini yang kudapatkan setiap kali aku menentangnya." bisik Clara parau. "Tristan bukan manusia, Evelyn.Dulu, aku menerima lamaran Theodore untuk lari darinya. Aku ingin keluarga yang normal. Aku ingin lepas dari pria itu."Clara melangkah maju, memangkas jarak di antara mereka. Tatapannya menusuk tepat ke kedalaman rasa bersalah Evelyn. “Karena itu aku mencoba mencari-cari alasan agar bisa lari. Dan aku melihatmu dan A
Read more