Freya ragu sejenak, namun melihat Aksa yang sedang bersedih, dia berpikir kehadiran sosok yang dikenal Aksa mungkin bisa sedikit mencairkan suasana. "Masuklah, Mas."Aditya duduk di ruang tamu yang kecil itu. Sedang Freya menyiapkan minuman di dapur. Aditya sempat melirik Aksa yang mengacuhkannya, lalu kembali menatap Freya yang duduk di depannya dengan membawa nampan berisi dua gelas berisi kopi susu."Diminum dulu, Mas."Setelah Freya menawarinua, Aditya menyesap kopi itu sedikit."Ke mana aja kalian dua hari kemarin? Aku mencarimu ke mana-mana, ponselmu juga sulit dihubungi," tanya Aditya langsung membuka percakapan.Freya memalingkan wajah, jemarinya meremas celana panjang yang dikenakannya. "Cuma pergi mencari udara segar, Mas.""Kalian pergi berdua aja atau-""Tolong jangan tanya itu dulu, Mas," potong Freya. "Aku lagi gak mau membahasnya."Aditya mengangguk pelan, seolah memaklumi. Kemudian dia menarik napas panjang dan menatap Freya dalam-dalam. "Freya, aku tahu kamu pasti mar
Última actualización : 2026-01-28 Leer más