"Kapan dia akan bangun, Dok?" tanya Dikta cepat. Dokter menghela napas pendek. "Kami tidak bisa memberikan kepastian. Dua puluh empat jam ke depan adalah masa paling kritis. Kata petugas yang menyelamatkan, dia punya keinginan bertahan hidup yang kuat saat evakuasi, namun cederanya sangat serius.""Dokter," panggil Bambang saat berbalik. Matanya menatap tajam ke arah pria berseragam putih itu. "Saya ingin cucu saya kembali pulih. Apa pun yang Anda butuhkan, mulai dari dana, obat-obatan atau tenaga ahli tambahan, sebutkan saja. Saya akan mendatangkannya secepat mungkin."Dokter tersebut menghela napas panjang. "Pak Bambang, kami sudah melakukan semua tindakan darurat yang dimungkinkan oleh fasilitas kami. Tapi, Anda harus memahami kondisi lapangan kami.""Apa maksud Anda?" tanya Bambang."Tempat kami ini adalah rumah sakit daerah yang paling dekat dengan lokasi kejadian, itu sebabnya cucu Anda dibawa ke sini untuk menyelamatkan nyawanya di jam-jam pertama," jelas dokter itu. "Tapi unt
Última actualización : 2026-02-07 Leer más