"Oh, ya sudah! Kalau begitu, kasih tahu, kapan hari ulang tahunmu?" tanya Drizela sambil duduk di bangku klasik panjang berwarna putih bermodelkan ukiran yang sangat unik. "Nanti aku akan meminta papaku untuk memberikanmu mainan bagus sebagai hadiah ulang tahun!" jelas Drizela lagi. Kalau tidak boleh menerima barang dari orang lain, setidaknya memberinya kado di hari ulang tahun, ibunya tidak akan menolak. "Ulang tahunku tiga bulan lagi! Itu kata Mama!" balas Michael yang sedikit lupa dengan ulang tahunnya. "Oh, baiklah! Nanti kalau pulang, tanyakan pada mamamu, kapan ulang tahunmu?" "Baiklah! Nanti kutanyakan!" ucap Michael. "Eh, iya, kalau tiga bulan lagi, itu bulan yang sama dengan ulang tahunku! Kata pelayanku, tiga bulan lagi aku ulang tahun yang ke-5! Lihatlah itu ...." Drizela menunjuk sebuah rumah-rumahan besar, cukup untuk beberapa anak. Di atas gentengnya ada tulisan empat angka. Drizela menyebutkan angkanya satu per satu, "Dua ... tiga ... kosong ... sembilan. Papa b
Read more