"Tadi ... wanita itu memaksa saya untuk bangun! Padahal saya sudah bilang, saya tidak bisa! Tapi dia terus memaksa!" Ken mengarang cerita. Ia tetap dengan pendiriannya, "Lumpuh!". "Hem ...." Tentu saja, bodyguard yang menyamar menjadi perawat itu tidak percaya dengan apa yang Ken katakan. Sesuai dengan apa yang tadi dia lihat dari rekaman kamera tersembunyi yang ada di ruangan itu, Ken menyerang Marissa dan terus menekannya ke tempat tidur. Ken baik-baik saja dan dia tidak lumpuh. "Ya, sudah! Kalau begitu, saya permisi!" Bram tidak peduli lagi. Ia bersiap pergi meninggalkan Ken di ruangan itu. Yang terpenting saat ini, mereka sudah punya bukti atas kebohongan dan kejahatan Ken. Cepat atau lambat, pria jahat itu akan segera dilaporkan ke polisi. Setelah Bram pergi, akhirnya Ken bisa bernapas dengan lega. Ia mengambil ponselnya yang disembunyikan di bawah bantal, lalu menghubungi seseorang. Ia meminta orang itu untuk datang ke kamarnya. Lima menit kemudian, orang yang dih
Read more