"Sesuai dengan apa yang tadi dokter katakan, Tuan Lim kecapean! Dia kurang istirahat dan ada gangguan tidur juga. Kenapa kau terus bertanya pada kami? Seharusnya, yang lebih tahu tentang kondisi Tuan Lim itu adalah kau, bukannya kami!" balas Danendra dengan tegas. Danendra pun menahan tangan Marissa, mengisyaratkan wanita di sampingnya untuk tidak mengatakan apapun tentang kejadian tadi siang. Kalau sampai Ken tahu apa yang sebenarnya terjadi, dia pasti akan marah pada Marissa. Danendra tidak ingin istrinya dimarahi orang lain. "Ya, tapi, ini terjadi di tempatmu! Kau yang mengundang Tuan Lim, kau jugalah yang harus bertanggung jawab atas kondisi Tuan Lim!" Padahal, Ken lah orang terdekatnya, dia merupakan asisten pribadi Tuan Lim yang sudah mengabdikan dirinya lebih dari 20 tahun. Dan sekarang, melihat majikannya berbaring tak berdaya seperti ini, bukannya sedih, dia malah menyudutkan orang lain dan meminta orang lain untuk bertanggung jawab atas kesehatan Tuan Lim. Padahal, tida
Baca selengkapnya